Semangat kepanduan dan kemandirian kembali ditunjukkan oleh para santri dan santriwati Pondok Pesantren Quddusussalam. Pada tanggal 22 hingga 24 Agustus 2026, kontingen pramuka Quddusussalam turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Perkemahan Gebyar Madrasah (PGM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Tapanuli Tengah, bertempat di Lapangan Bola Kampung Mudik, Kecamatan Barus.

Kegiatan perkemahan ini diisi dengan berbagai agenda kepramukaan yang melatih ketangkasan dan kerja sama tim. Antusiasme para santri terlihat jelas saat mereka bergotong royong mendirikan tenda merah kuning mereka dan merangkai gapura perkemahan dari tongkat serta tali temali. Tidak hanya itu, kemandirian mereka juga diuji melalui kegiatan memasak bersama menggunakan kayu bakar di area pinggiran sungai berkerikil, dengan latar belakang jembatan kuning ikonik Barus.

Kemeriahan acara semakin terasa saat kontingen santri menampilkan unjuk bakat berupa tari kreasi semaphore di tengah lapangan utama. Kekompakan gerakan bendera yang disajikan berhasil mencuri perhatian peserta perkemahan lainnya. Di sela-sela kepadatan agenda, para santri juga tak lupa mengabadikan momen kebersamaan dengan wajah ceria dalam balutan seragam cokelat pramuka.

Partisipasi aktif ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi dan pembelajaran di alam, melainkan turut membuahkan hasil yang membanggakan. Kerja keras kontingen Quddusussalam terbayar dengan perolehan dua piala penghargaan bergengsi, yaitu:
- Juara Harapan 1 – Lomba Memasak Tingkat MTs
- Juara Harapan 3 – Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat MA Putra
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa santri Pondok Pesantren Quddusussalam mampu bersaing dan mengukir prestasi, baik dalam keterampilan praktis maupun kemampuan keagamaan. Semoga pengalaman berharga di perkemahan Barus ini dapat terus memupuk jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, serta cinta alam pada diri seluruh santri.
